search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
Libur Idul Fitri, Pengerjaan Underpass Simpang Ngurah Rai Jalan Terus
Kamis, 7 Juni 2018, 19:40 WITA Follow
image

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI

GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Beritabali.com, Badung. Selama libur cuti bersama Idul Fitri mulai 13-19 Juni 2018, pengerjaan proyek underpass atau jalan bawah tanah di simpang tugu Ngurah Rai, Badung, tetap terus dilakukan.

"Meski ada pengurangan tenaga pekerja yang libur hari raya Idul Fitri, namun pengerjaan jalan underpass tetap terus kita lakukan. Nantinya para pekerja non muslim akan tetap bekerja, sementara para pekerja muslim akan libur cuti hari raya Idul Fitri," jelas Kepala Proyek pembangunan underpass, Kusno Erianto, Kamis (7/6/2018).

Kusno menambahkan, pengerjaan proyek jalan ini kini telah mencapai 70,16 persen untuk mengejar target fungsional pada bulan Agustus mendatang.

"Menjelang mulainya arus mudik, kami prioritaskan melakukan pengaspalan jalan yang dilalui menuju bandara. Kepada para pemudik yang akan menuju bandara, kami ingatkan agar atur waktu perjalanan dari rumah ke bandara supaya tidak terlambat, karena dengan adanya proyek ini, arus lalu lintas kendaraan menuju bandara Ngurah Rai akan sedikit tersendat,"ingatnya.

Pengerjaan underpass atau jalan bawah tanah di simpang tugu Ngurah Rai, Badung, ini dipercepat jelang pertemuan IMF-World Bank bulan Oktober mendatang. Pengerjaan underpass dilakukan selama 24 jam dan melibatkan ratusan orang pekerja.
 
Untuk mengejar target selesai pada pertemuan IMF-World Bank pada Oktober 2018 mendatang, pihak pelaksana proyek tiap harinya melakukan pekerjaan selama 24 jam dengan melibatkan 200 orang pekerja.
 
Proyek underpass simpang tugu Ngurah Rai sepanjang 712 meter senilai Rp 168 miliar ini mulai dikerjakan 26 September 2017 dan ditarget selesai pada 20 Oktober 2018.
 
Meski ditarget selesai Oktober 2018, namun bulan Agustus 2018, underpass ini diharapkan sudah fungsional atau bisa dilalui kendaraan.
 
Jalan bawah tanah atau underpass simpang tugu Ngurah rai ini diharapkan akan mampu mengurai kemacetan yang terjadi selama ini di kawasan tersebut. Sehingga para peserta pertemuan IMF-World Bank di Bali tidak terjebak dalam kemacetan saat menuju lokasi pertemuan. [bbn/psk]

Reporter: bbn/psk



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami