search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
Dua Pemotor Tewas dalam Sehari di Buleleng, Satu Terperosok ke Jurang
Rabu, 2 April 2025, 21:04 WITA Follow
image

beritabali/ist/Dua Pemotor Tewas dalam Sehari di Buleleng, Satu Terperosok ke Jurang.

IKUTI BERITABALI.COM DI

GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Dalam sehari, dua pengendara motor tewas akibat kecelakaan di dua lokasi berbeda pada Selasa (1/4). Kecelakaan terjadi di jalur Singaraja-Lovina dan jalur Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Buleleng.

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika, saat dikonfirmasi Rabu (2/4), mengungkapkan bahwa kecelakaan pertama terjadi pada Selasa dinihari di jalur Singaraja-Lovina, tepatnya di Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng. Seorang pengendara motor Kawasaki Ninja DK 2130 FCP bernama I Putu Astika tewas dalam kejadian tersebut.

Dimana motor yang dikemudikan Astika mulanya melaju dari arah barat menuju ke timur. Setibanya di TKP, korban hendak menyalip sebuah mobil yang ada di depannya. Namun naas, saat itu stang motornya mengenai bagian belakang mobil. Hal ini membuat motor korban menjadi oleng ke kanan, lalu menabrak tiang wifi.

Benturan yang keras membuat korban Astika mengalami luka yang cukup parah. Seperti lebam pada mata sebelah kiri, robek pada bagian belakang kepala, dan patah pada rahang. Saat ini, Satlantas Polres Buleleng masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Korban sempat dilarikan ke rumah sakit Paramasidhi Singaraja. Namun sesampainya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia. Sementara mobil yang disenggol kabur ke arah timur," terang AKP Diatmika.

Sementara kejadian kedua terjadi pada Selasa sore di jalur Desa Sambangan, tepatnya di Kilometer 8700 Banjar Dinas Banjar Anyar. Seorang pengendara motor Yamaha Nmax DK 4502 PBC asal Banyuwangi bernama Gavin Wyman Arya Oematan (21) tewas setelah motornya terperosok ke dalam jurang akibat dugaan rem blong.

AKP Diatmika menyebut korban saat itu membonceng rekannya, Agustinus I Putu Rahmadika. Mereka melaju dari arah utara menuju selatan. Namun, setibanya di TKP dengan kondisi jalan yang curam, motor yang ditunggangi diduga mengalami rem blong. Sehingga motor tersebut terperosok ke dalam jurang.

Warga yang mengetahui kejadian ini bergegas menolong kedua korban dan melarikannya ke RSUD Buleleng. Namun sayang, setelah dua jam menjalani perawatan, korban Gavin dinyatakan meninggal dunia dengan kondisi patah tulang lengan kanan serta luka robek pada kepala. Sementara rekannya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

AKP Diatmika tidak memungkiri bahwa jalur yang dilintasi oleh korban memang rawan kecelakaan. Sebab, kondisi jalannya menurun tajam. Pengendara atau pelancong yang tidak menguasai medan kerap mengalami rem blong.

"Jalur itu biasanya hanya dapat dilintasi oleh warga lokal. Masih kami selidiki apakah korban salah jalur karena pakai Google Maps atau seperti apa," tandasnya.

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami