Cari Alternatif Vaksin Covid-19, Pemerintah Lobi Amerika
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, Pemerintah akan membuka jalur lobi ke Amerika dalam upaya alternatif mencari vaksin COVID-19. Walau begitu, rencana ini baru tahap diskusi.
Pilihan melobi pengadaan vaksin COVID-19 ke Amerika sebagai salah satu langkah antisipasi bila jadwal kedatangan vaksin AstraZeneca tidak selesai diputuskan atau mundur sampai tahun 2022. Kedatangan 100 juta dosis vaksin AstraZeneca ke Indonesia tidak pasti akibat embargo negara produsen vaksin.
"Kita masih mencari jalur baru (pengadaan vaksin COVID-19). Terus terang ya rencananya melalui Amerika karena di sana vaksinasi lebih cepat. Mereka kemungkinan bisa selesai Juni 2021," terang Budi saat Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/4/2021) dikutip dari Liputan6.com.
"Dan (pihak) Amerika ini sudah bicara informal di kalangan Menteri Luar Negeri dan Menteri Kesehatan di dunia, kalau misalnya nanti mereka sudah selesai (vaksinasi), mereka akan membuka pengiriman vaksin ke negara lain." Hingga sekarang, Amerika tidak membuka produksi vaksin COVID-19 untuk dijual ke luar negaranya.
Mereka memprioritaskan vaksin untuk warga negaranya terlebih dahulu. "Rencananya, kami akan mencoba melakukan lobi secara G to G (Government to Government) dengan Amerika. Kalau dibuka (pengiriman vaksin COVID-19), mudah-mudahan Indonesia berada di kloter pertama," imbuh Budi Gunadi. "Tapi memang sekali lagi, itu masih dalam tahap diskusi yang sangat dini. Lebih merupakan antisipasi kita kalau terjadi apa-apa nanti (pengiriman vaksin dari negara lain terkendala)."
Reporter: bbn/net