search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
2018, Underpass dan Patung GWK Akan Rampung
Senin, 18 September 2017, 16:49 WITA Follow
image

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan. [ist]

IKUTI BERITABALI.COM DI

GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Rencana pembangunan dua proyek khususnya yang berada di wilayah Badung selatan seperti pembangunan Underpass dan penyelesaian pembangunan patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, Senin, (18/9) dalam pidatonya di acara dimulainya proyek kegiatan pengembangan pelabuhan Benoa di Benoa, akan rampung pada tahun depan, pada 2018.
 
"Pembangunan terowongan di simpang tugu patung Ngurah Rai untuk tendernya sudah selesai, dan itu akan dimulai pengerjaanya segera jika tidak ada keberata pada  bulan Oktober di tahun ini (2017), dan harus selesai pada bulan Agustus tahun depan (2018). Agar mampu selesai pembangunannya pada bulan tersebut maka para pekerja proyek nantinya akan bekerja selama 24 jam penuh satu harinya," jelasnya.
 
[pilihan-redaksi]
Dilanjutkan, untuk pengerjaan selanjutnya adalah penyelesaian proyek Garuda Wisnu Kencana atau GWK yang harus bisa selesai juga pada tahun depan (2018).
 
"Selain pengerjaan  terowongan di simpang tugu patung Ngurah Rai pada tahun depan (2018) pembangunan patung Garuda Wisnu Kencana juga harus rampung pada bulan Juli tahun yang akan datang (2018). Karena saya pribadi (Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan) sudah sempat pergi kesana (GWK) sebanyak tiga kali guna melihat secara langsung untuk semua progresnya saya rasa sudah berjalan sangat bagus," katanya.
 
Sembari dia menambahkan, pembangunan itu harus dilakukan secara holistik dan terintegrasi semua harus dilakukan dalam team work, tidak akan pernah bisa dilakukan secara individu-individu.  
 
"Pembangunan harus dilakun secara kerja bersama-sama tidak akan pernah berhasil jika dikerjakan secara individu-individu," pungkasnya. [bpc/aga]

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami